Home » » konfigurasi infrastruktur

konfigurasi infrastruktur

Written By NEVER GIVE UP on Rabu, 31 Oktober 2018 | Oktober 31, 2018

Konfigurasi Jaringan Wireless LAN Mode Infrastruktur

Pendefinisian wireless biasa diterjemahkan sebagai nirkabel atau tanpa kabel. 
Teknologi Wireless merupakan teknologi yang menghubungkan 
dua perangkat /  device atau lebih ( dalam hal ini umumnya berupa komputer)
 untuk berkomunikasi/bertukar data, mengakses suatu aplikasi pada perangkat lain 
tanpa menggunakan media  kabel.

Tidak seperti jaringan kabel, jaringan wireless memiliki dua mode yang dapat digunakan
: infastruktur dan Ad-Hoc. Konfigurasi infrastruktur adalah komunikasi antar masing-masing PC 
melalui sebuah access point pada WLAN atau LAN.
Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara langsung antara masing-masing komputer dengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari kebutuhan untuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel.

Pada mode infrastruktur membutuhkan Access Point (AP). Perangkat ini berfungsi untuk menghubungkan antara client satu dengan yang lainnya sehingga dapat tergabung ke dalam sebuah sistem jaringan. Selain itu Access Point juga dapat bertindak sebagai repeater yang bekerja sebagai perangkat yang dapat menguatkan sinyal dalam suatu jaringan Wireless LAN.
Langkah settingnya adalah sebagai berikut.

  • Siapkan komponen yang paling penting, yaitu Access Point.

Gambar 1. Access Point

  • Hubungkan kabel AC power ke socket power di bagian belakang access point.
  • Hubungkan juga kabel RJ-45 straight dari PC atau laptop ke salah satu port LAN di access point.

Gambar 2. Access Point tampak belakang

  • Setting IP address pada PC menjadi seperti berikut.

Gambar 3. Setting IP Address

  • Buka web browser (mozilla, chrome, IE) dan pastikan proxy server  tidak aktif.
  • Ketikkan 192.168.1.1 pada address bar.
  • Login ke console dengan username dan password 'admin' (tanpa tanda petik).

Gambar 4. Login console

  • Buka tab Basic, sesuaikan range IP address yang ingin digunakan pada DHCP Server.

Gambar 5. Setting access point

  • Sesuaikan juga SSID, channel, serta security yang diinginkan. 

Gambar 6. Setting access point

  • Klik tombol save pada bagian bawah untuk menyimpan settingan.
  • Setting access point sudah selesai, sekarang coba koneksi ke access point tersebut. Lihat apakah SSID sudah muncul di wireless connection bar.

Gambar 7. Connection bar

  • Untuk melakukan koneksi ke SSID masukkan password yang sudah diset di awal.
  • Cek pada laptop anda apakah sudah mendapat ip DHCP dari access point.

Gambar 8. Network properties

  • Selanjutnya jaringan mode infrastruktur tersebut dapat digunakan untuk berbagi sumber daya yang dimiliki.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. macam software - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger